Selasa, 31 Mei 2016

Macam Macam Versi Windows 7 dan Perbedaannya

Macam Macam Versi Windows 7 dan PerbedaannyaWindows 7 merupakan sistem operasi besutan microsoft yang diluncurkan pada 2009 silam. Sejauh ini sudah ada beberapa versi dari windows 7 tersebut, bahkan sudah ada salah satu dari versi tersebut sudah ada yang sampai SP1 (Service Pack 1). Sama seperti versi Windows lainnya, Windows 7 juga tersedia dalam berbagai macam versi yaitu Starter, Home Basic, Home Premium, Profesional, Enterprise, serta Ultimate.

Dari beberapa versi tersebut, kebanyakan pengguna komputer ataupun laptop memilih Windows 7 Ultimate. Karena versi ini dianggap paling lengkap dari versi yang lainnya. Lalu penasaran kah Anda dengan perbedaan yang ada pada setiap versi windows 7 ini? Dengan kamu mengetahui apa saja perbedaan diantara versi windows 7 ini, akan mempermudah kamu dalam memilih versi terbaik untuk digunakan pada komputer atau laptop Anda. Berikut adalah perbedaan setiap versi windows 7:



Penggunaannya

Setiap versi windows 7 ini memiliki kegunannya masing-masing, terlebih untuk menyesuaikan spesifikasi komputer yang dipakai. Microsoft tidak ingin windows 7 ciptaannya ini tidak bisa terpakai hanya karena kendala spesifikasi yang minim. Berikut kegunaan setiap versi windows 7.

  • Windows 7 Starter Edition ditujukan untuk netbooks yang rata-rata memiliki specs minimum.
  • Windows 7 Home Basic ditujukan untuk pengguna yang hanya butuh fitur dasar dari Windows 7.
  • Windows 7 Home Premium dan Windows 7 Profesional ditujukan untuk digunakan oleh pengguna personal dengan aktivitas berkomputer yang cukup intens.
  • Windows 7 Enterprise lebih ditujukan untuk perusahaan besar.
  • Windows 7 Ultimate ditujukan untuk pengguna advanced yang antusias dan ingin fitur optimal dari Windows 7.


Fitur yang digunakan

Perbedaan dari segi fitur akan memperjelas kemampuan setiap versi dari windows 7. Mulai dari versi yang hanya mencakup fitur-fitur biasa, hingga yang luar biasa. :) Berikut ini adalah daftar fitur setiap versi windows 7.

Harga

Mahal atau tidaknya harga dari setiap versi windows 7 ini sudah terlihat dari fitur-fitur yang dimilikinya. berikut daftar harga dari setiap versi windows 7.

  • Windows 7 Starter dijual dengan harga sekitar $62
  • Windows 7 Home Basic dijual dengan harga sekitar $100
  • Windows 7 Home Premium dijual dengan harga sekitar $125
  • Windows 7 Profesional dijual dengan harga sekitar $160
  • Windows 7 Ultimate dijual dengan harga sekitar $210


Itulah beberapa perbedaan setiap versi windows 7. Kamu tidak akan lagi kesulitan memilih versi mana yang paling pas untuk digunakan pada komputer/laptop kamu. Kamu hanya perlu menyesuaikan tipe dan spesifikasi komputer/laptop anda dengan fitur pada salah satu versi windows 7.

Jika kamu pengguna netbook dengan spesifikasi yang minim, sebaiknya memilih Windows 7 Starter saja. Untuk pengguna rumahan, Windows 7 Home Basic, Home Premium, atau Profesional sudah cukup memenuhi kebutuhan kamu. Namun jika kamu ingin menggunakan Windows 7 untuk berbisnis, maka Windows 7 Ultimate dan Enterprise layak untuk kamu gunakan karena dilengkapi dengan berbagai fitur security dan networking yang tidak dimiliki oleh versi lain dibawahnya.
Gimana, sudah bisa membedakan setiap versi windows 7 kan? Semoga penjelasan ini dapat menambah refrensi dan pengetahuan Anda.
Baca juga artikel lainnya:

Minggu, 22 Mei 2016

Sejarah dan Perkembangan Sistem Operasi Windows Dari Awal Sampai Sekarang

Sejarah dan Perkembangan sistem operasi windows dari awal sampai sekarang - Setiap hari kita menghabiskan waktu di depan layar komputer atau laptop, dan saat itu kita sering menggunakan salah satu aplikasi yang paling terkenal. Windows adalah salah satu aplikasi yang ada pada komputer, laptop atau notebook yang sangat membantu manusia. Windows adalah sistem operasi yang dibuat oleh Microsoft.

Penemu Windows untuk pertama kalinya adalah dua orang yang saling bersahabat sejak kecil yaitu Bill Gates dan Paul Allen. Sejak penemu Windows ini, Windows kini mengalami perkembangan dari versi yang satu ke versi lainnya dengan kualitas yang semakin ditingkatkan.

Sistem operasi Windows merupakan pengembangan dari MS-DOS, sebuah sistem operasi berbasis modul teks dan command-line atau CLI (Command Line Interface). Windows merupakan sistem operasi yang menyediakan lingkungan berbasis grafis (Graphical User Interface (GUI) dan kemampuan multitasking.


Windows 1.0


Sistem operasi Windows 1.0 dikeluarkan pada tanggal 20 November 1985 dan diresmikan pertama kali pada tanggal 10 November 1983 yang dijuluki dengan Windows Graphic Environment 1.0. Windows 1.0 bukanlah sebuah sistem operasi yang lengkap, namun hanya memperluas kemampuan MS-DOS dengan tambahan antarmuka grafis berbasis 16-bit. Windows 1.0 juga memiliki masalah dan kelemahan sama yang dimiliki oleh MS-DOS. Selain itu, Apple yang menuntut Microsoft membuat Microsoft membatasi kemampuannya. Sebagai contoh, jendela-jendela di dalam Windows 1.0 hanya dapat ditampilkan di layar secara "tile" saja, sehingga jendela tersebut tidak dapat saling menimpa satu sama lainnya. Tentu saja, Windows 1.0 memiliki cukup banyak kekurangan sehingga belum begitu dikenal di masyarakat.


Windows 2.0


Windows 2.0 mendapatkan keuntungan, karena dapat menggunakan prosesor terbaru pada tahun itu, yaitu Intel 286 Prosesor, memory yang lebih besar, dan fitur komunikasi antar aplikasi dengan menggunakan Dynamic Data Exchange (DDE). Dengan peningkatan dukungan grafis, pengguna sekarang dapat mengatur besar kecil ukuran jendela dan penambahan dukungan untuk keyboard. Jadinya, kita dapat menggunakan Windows dengan hanya berbekal keyboard dan juga dukungan Keyboard Shortcut. Windows 2.0 sendiri di luncurkan pada tanggal 9 Desember 1987. Lalu, rilis selanjutnya yaitu Windows 2.1 sampai Windows 2.03, menambah fitur yaitu Protected Mode dan penggunaan memory yang lebih besar pada prosesor Intel 386.


Windows 3.0



Windows 3.0 dirilis pada tanggal 22 Mei 1990. Windows 3.0 memiliki kemampuan dukungan kartu grafis SVGA atau XGA dan juga icon. Microsoft menyediakan SDK (Software Development Kit) sehingga para developer piranti lunak dapat mengembangkan aplikasi agar mampu berjalan di Windows 3.0 ini. Sistem ini mengenalkan Virtual Device Driver (VXD) yang berguna untuk meminimalisasi ketergantungan setiap driver pada perangkat keras tertentu. Sistem ini berevolusi menjadi Windows 3.1 yang mengenalkan fitur Multimedia dan True Type Font. Sistem ini memudahkan End-User karena adanya fitur Drag and Drop. Windows versi 3.0 ini berkembang menjadi Windows 3.11 yang mendukung aplikasi NetWorking.


Windows 95


Windows 95 yang memiliki nama kode Chicago dalam masa pengembangan dirilis tanggal 24 Agustus 1995. Windows 95 sudah terintegrasi dengan 32-bit TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol) dan sudah mendukung jaringan Internet, dial-up networking, dan dukungan Plug and Play, dimana kita bisa menginstall Device dengan hanya mencolok kabel hardwarenya. Versi 32 bit dari Windows 95 terdapat peningkatan kapabilitas multiedia, fitur yang lebih kaya untuk mobile computing, dan Networking yang sudah diintegrasikan.


Windows 98

Pada 25 Juni 1998, Microsoft merilis sebuah sistem operasi Windows baru, yang dikenal sebagai Windows 98. Windows 98 dianggap sebagai revisi minor terhadap Windows 95, tapi secara umum dilihat jauh lebih stabil dan dapat diandalkan dibandingkan dengan pendahulunya, Windows 95. Windows 98 mencakup banyak driver perangkat keras baru dan dukungan sistem berkas FAT32 yang lebih baik yang mengizinkan partisi untuk memiliki kapasitas lebih besar dari 2 gigabyte, sebuah batasan yang terdapat di dalam Windows 95. Dukungan USB di dalam Windows 98 pun juga jauh lebih baik dibandingkan dengan pendahulunya. Dengan kehadiran Windows 98 mengundang banyak kontriversi saat Microsoft memasukkan penjelajah web Microsoft Internet Explorer ke dalam sistem operasi dan tidak dapat dicabut, sehingga menjadikan Windows Explorer dan GUI Windows mampu menampilkan direktori seolah-olah halaman web.


Windows 2000

Windows 2000 termasuk kedalam keluarga Windows NT. Dirilis pada 17 February 2000, Windows 2000 ini khusus dibuat untuk kalangan bisnis. Ada versu Professional, Server, Advanced Server dan Datacenter Server. Untuk pengguna rumahan, Windows merilis Windows ME beberapa bulan kemudian. Fitur-fitur baru yang diadopsi dari Windows 98 juga ditanamkan di dalamnya, seperti Device Manager yang telah ditingkatkan (dengan menggunakan Microsoft Management Console), Windows Media Player, dan DirectX 6.1 (yang memungkinkan sistem operasi berbasis kernel Windows NT untuk menjalankan game).


Windows ME (Millennium Edition)

Sesuai dengan namanya, Windows ME ini dirilis pada 14 September tahun 2000 yang sering disebut sebagai tahun milenium. Dibandingkan dengan Windows 98, Windows ME memiliki boot time yang jauh lebih cepat. Di Windows inilah pertama kali ada fitur System Restore untuk merestore PC ke titik tertentu jika mengalami permasalahan. Namun demikian, banyak yang menganggap bahwa Windows ME ini adalah produk gagal yang memiliki banyak masalah. Keberadaan Windows ME ini pun segera digantikan oleh Windows NT Family lainnya ( XP, Vista, 7, dan Windows 8).


Windows XP

Pada tahun 2001, Microsoft memperkenalkan Windows XP (yang memiliki nama kode "Whistler" selama pengembangan. Akhirnya, setelah merilis beberapa versi Windows berbasis Windows 9x dan NT, Microsoft berhasil menyatukan kedua jajaran produk tersebut. Windows XP menggunakan kernel Windows NT 5.1, sehingga menjadikan kernel Windows NT yang terkenal dengan kestabilannya memasuki pasar konsumen rumahan, untuk menggantikan produk Windows 9x yang berbasis 16/32-bit yang sudah menua. Windows XP merupakan versi sistem operasi Windows yang paling lama (paling tidak hingga saat ini), karena memang berkisar dari tahun 2001 hingga tahun 2007, saat Windows Vista dirilis ke konsumen. Jajaran sistem operasi Windows XP akhirnya diteruskan oleh Windows Vista pada 30 Januari 2007.


Windows Vista

Tanggal 30 November 2006, Microsoft meluncurkan versi baru Windows untuk pengguna rumahan dan kalangan bisnis pada tanggal 30 Januari 2007 dengan nama Windows Vista. Fitur-fitur pada Windows Vista perubahannya boleh dikatakan radikal, terutama pada bagian user-interface. Kemampuan sekuritas juga ditambahkan oleh Microsoft, sehingga Microsoft megklaim versi terbarunya ini lebih stabil,aman, dan memanjakan pengguna computer ( walaupun menurut banyak orang hal-hal tersebut sudah ada pada Windows XP).


Windows 7

Rilis selanjutnya setelah Windows Vista adalah Windows 7, yang sebelumnya dikenal dengan sebutan Blackcomb dan Vienna. Saat pertama kali dirilis, Windows ini memiliki kernel NT versi 6.1 build 7600, yaitu perbaikan dari Windows Vista dimana saat rilis pertama memiliki kernel NT 6.0 build 6000. Windows 7 yang dirilis pada tanggal 22 Oktober 2009 ini memiliki keamanan dan fitur yang baru, diantaranya adalah: Jump List, Taskbar yang membuka program dengan tampilan kecil, Windows Media Player 12, Internet Explorer 8, dan lain-lain. Beberapa fitur yang unik adalah Sidebar yang berganti nama menjadi Gadget dan bebas ditaruh kemana-mana pada desktop (tidak seperti Sidebar yang hanya bisa diletakkan di tempat tertentu). Fitur itu membuat Windows 7 menjadi menarik.


Windows 8

Windows 8 adalah versi selanjutnya dari Microsoft Windows, serangkaian sistem operasi yang diproduksi oleh Microsoft untuk digunakan pada komputer pribadi, termasuk komputer rumah dan bisnis, laptop, netbook, tablet PC, server, dan PC pusat media. Salah satu metode untuk mencapai hal tersebut adalah dengan mengurangi beban pemakaian RAM di dalam Operating System. Penghematan penggunaan RAM di Windows 8 dipastikan dapat secara signifikan memperpanjang penggunaan PC yang memakai baterai (laptop ataupun tablet PC) karena RAM merupakan salah satu komponen di komputer yang paling banyak memakai arus listrik.


Windows 10

Windows sengaja tidak mengeluarkan versi windows 9 dikarenakan para users akan menganggap windows 9 yang dipakai adalah windows 95 atau windows 98 karena berawalan 9, jika itu terus dipakai akan berbahaya. Maka dengan itu Windows langsung memproduksi windows 10 untuk menggantikan windows 9 yang tidak boleh diproduksi. Windows ini adalah versi terbaru dari semua software windows dengan segala kecanggihannya membuat satu dari sekian software Operating System ini banyak digandrungi oleh masyarakat, simpel, menarik, dan canggih.


Dengan sistem operasi Windows maka semua pekerjaan jauh lebih mudah dijalankan, OS pada komputer atau laptop sangat mendukung perkembangan bisnis dan juga perekonomian saat ini. Hampir semua perusahaan menggunakan sistem operasi Windows untuk memudahkan pengolahan data.

Sekian dulu untuk postingan kali ini, semoga bermanfaat dan jangan lupa di share ....



 1 CHIP ALL OPERATOR


Sabtu, 14 Mei 2016

Urutan Versi Android Dari Awal Sampai Yang Terbaru

Urutan Versi Android Dari Awal Sampai Yang Terbaru - Kalian mungkin sudah akrab dengan nama-nama makanan yang disebutkan dalam versi Android karena memang nama-nama tersebut merupakan kode untuk tiap-tiap versinya. Pemberian nama ini pun gak sembarangan karena sebenarnya memiliki urutan berdasarkan alphabet, dimulai dari huruf C hingga seterusnya. Sehingga perbedaan dari masing-masing versi ini tentu saja cukup signifikan yang mana tiap-tiap versi baru akan memiliki update untuk menutup bug pada versi sebelumnya, atau membawa beberapa fitur baru.

Tapi yang jadi pertanyaan adalah kenapa Google memberikan nama-nama makanan pada tiap versi tersebut? Sebenarnya bukan sembarang makanan sih ya, tapi lebih ke makanan yang sifatnya manis. Mimin lupa pernah baca dimana, tapi kalo gak salah inget, pemberian nama kudapan (snack) atau makanan manis untuk tiap versi Android itu sebenarnya punya alasan sederhana, yakni mereka ingin sistem operasinya tersebut memiliki kesan “manis” seperti nama yang diberikannya pada tiap versi. Selain itu pemberian nama tersebut juga agar lebih mudah di ingat.

1 CHIP ALL OPERATOR
Nah buat kamu yang penasaran soal urutan atau tingkatan versi nama dari OS Android, berikut mimin akan berikan daftarnya :

Android v1.0 Astro (Alpha)

Sebenarnya sebelum mereka memberikan nama-nama kudapan sebagai nama untuk versi OS nya, Android sempat memiliki 2 versi awal dengan nama Android Alpha dan Beta. Nama untuk versi pertama ini sendiri sebenarnya adalah Android Astro, namun karena alasan hak cipta (trademark), nama ini tidak jadi digunakan. Di versi awal ini belum ada perangkat dengan sistem operasi Android yang dijual secara komersil.

Android v1.1 Bender (Beta)

Versi ini dirilis pada tanggal 5 November 2007 yang merupakan versi lanjutan dari Android Astro (Alpha). Sama seperti versi awalnya, nama Bender juga juga tak jadi digunakan karena alasan hak cipta (trademark). Kemudian lahirlah telepon seluler pertama dengan sistem operasi Android yang dijual secara komersil yakni HTC Dream.

Android v1.5 Cupcake
Ini merupakan versi pertama yang menggunakan nama makanan manis sebagai kode nama untuk tiap versi Android yang kemudian tradisi untuk menamai versi Android dengan nama makanan manis masih diteruskan hingga saat ini. Android Cupcake dirilis pada tanggal 30 April 2009.

Android v1.6 Donut
Dirilis tidak sampai setahun setelah perilisan Android Cupcake, yakni pada tanggal 15 September 2009. Versi ini dihadirkan untuk menutupi bug pada versi sebelumnya, sekaligus untuk penambahan beberapa fitur seperti misalnya dukungan untuk perangkat dengan ukuran layar yang lebih besar.

Android v2.0 – 2.1 Eclair
Sistem operasi ini juga dirilis tidak sampai setahun setelah perilisan dua versi sebelumnya yakni pada tanggal 26 Oktober 2009. Mereka masih berfokus untuk menutupi bug yang ada dan juga menambahkan beberapa fitur seperti Bluetooth, flash pada kamera, fitur digital zoom pada kamera, multi-touch, live wallpaper, dan lainnya. Hadirnya perangkat seri Nexus dari Google yang pertama kali muncul yakni HTC Nexus One juga menggunakan versi OS Android Eclair.

Android v2.2 Frozen Yoghurt (Froyo)
Dirilis pada tanggal 20 Mei 2010. Perangkat dengan OS Android semakin banyak dan kehadirannya mulai dilirik oleh pasar meski masih jauh dibawah kepopuleran OS lain seperti Symbian dan Windows Mobile.

Android v2.3 Gingerbread
Dirilis pada tanggal 6 Desember 2010 bersamaan dengan dihadirkannya Nexus S yang merupakan perangkat smartphone seri Nexus yang diproduksi oleh Samsung. Versi OS ini juga mengawali kesuksesan Android di jagad smartphone meski masih kalah populer dengan BlackBerry OS. Beberapa vendor mulai serius untuk menggarap perangkat dengan OS Android.

V-GEN MEMORY CARD
Pada saat itu, Samsung dengan Galaxy series nya berperan besar dalam kesuksesan Android. Promosi yang luar biasa gencarnya membuat orang awam mulai mengenal sistem operasi Android. Bahkan saat itu sebagian besar orang beranggapan bahwa OS Android adalah milik Samsung karena kuatnya branding yang dilakukan oleh Samsung. Ini juga menjadi awal mula kedigdayaan Samsung di jagad smartphone.

Android v3.0 – 3.2 Honeycomb
Versi ini dirilis pada tanggal 10 Mei 2011 dan dirancang khusus untuk perangkat tablet, yang kala itu mulai populer di pasaran salah satunya berkat promosi Samsung dan juga kepopuleran Apple iPad.

Android v4.0 Ice Cream Sandwich
Dirilis pada 16 Desember 2011. Bisa dibilang merupakan Android Honeycomb yang disempurnakan, dan dioptimalkan untuk penggunaan baik smartphone maupun tablet. Perubahan yang paling terlihat dari versi ini dibanding dengan versi sebelumnya adalah dari segi User interface yang nampak lebih bersih dan elegan. Versi ini juga lebih dioptimalkan untuk urusan multitasking.
Bersamaan dengan diperkenalkannya Android ICS, Google juga memperkenalkan perangkat Galaxy Nexus yang merupakan seri smartphone Nexus yang diproduksi oleh Samsung. Setelah versi ini, Google kemudian secara rutin memperkenalkan perangkat seri Nexus pada tiap kali mereka memperkenalkan versi Android terbaru.

Android v4.1 – 4.3 Jelly Bean
Dirilis pada 9 Juli 2012. Bersamaan dengan diperkenalkannya versi OS 4.1 pada 27 Juni 2012, Google juga memperkenalkan Nexus 7 yang diproduksi oleh ASUS. Nexus 7 (generasi 1) merupakan seri Nexus pertama yang merupakan perangkat tablet. Jelly Bean mengalami 3x update versi yakni 4.1, 4.2 hingga 4.3. Selanjutnya mereka memperkenalkan Android v4.2 bersamaan dengan dihadirkannya Nexus 4, smartphone yang diproduksi oleh LG plus Nexus 10, perangkat tablet yang diproduksi oleh Samsung.

Pada saat versi 4.3 dirilis, Google juga merilis Nexus 7 generasi 2 yang masih diproduksi oleh ASUS yang mana ia memiliki beberapa peningkatan seperti misalnya penambahan kamera belakang serta dukungan untuk konektivitas internet.

Android v4.4 Kitkat

Nama Kitkat diambil dari sebuah produk cemilan wafer berlapis coklat yang dimiliki oleh Nestle. Sebelumnya Android versi “K” ini disebut-sebut sebagai Key Lime Pie, namun atas beberapa pertimbangan akhirnya Google lebih memilih untuk memberi nama Kitkat. Ceritanya, Kitkat adalah salah satu cemilan yang tersedia di dapur kantor yang biasanya juga menemani para programer Google. Hingga seseorang berkata “Hey, kenapa kita tidak menamainya sebagai Kitkat?”.
Sesaat setelah ide itu muncul, Google segera menghubungi pihak Nestle sebagai pemilik merk dagang Kitkat dan mereka menyetujui pemberian nama Kitkat untuk versi Android K. Karyawan Google sendiri tidak mengetahui bahwa Android 4.4 akan diberi nama Kitkat karena yang mereka tau versi Android K adalah Key Lime Pie. Mereka baru mengetahuinya setelah patung maskot Android Kitkat diletakkan di kantor pusat Google.

Versi ini diklaim lebih ramah terhadap perangkat dengan spesifikasi seadanya. Bahkan perangkat dengan RAM 512 MB masih bisa menjalankan OS versi ini dengan mulus. Berbeda dengan Jelly Bean yang minimal harus memiliki RAM diatas 756 MB agar dapat berjalan dengan mulus. Bersamaan dengan dirilisnya Android Kitkat pada tanggal 31 Oktober 2013, Google juga merilis Smartphone Nexus 5 yang diproduksi oleh LG.

Android v5.0 – 5.1 Lollipop
Dirilis pada tanggal 15 Oktober 2014, versi OS ini mengusung perubahan besar dari segi UI yang nampak lebih flat dengan konsep material design. Versi Android ini sudah mendukung arsitektur 64-bit sehingga sudah memungkinkan untuk penggunaan RAM diatas 3 GB pada hardware perangkat. Penggunaan prosesor 64-bit pun makin banyak diadopsi oleh para vendor, mulai dari penerapan pada perangkat flagship hingga perangkat kelas menengah kebawah.
Bersamaan dengan dirilisnya versi ini, Google juga memperkenalkan perangkat smartphone Nexus 6 yang diproduksi oleh Motorola, yang mana saat itu Motorola juga masih menjadi milik Google. Perangkat smartphone Android pertama yang menggunakan RAM diatas 3 GB adalah ASUS Zenfone 2 yang mengusung kapasitas RAM 4 GB.

Android v6.0 Marshmallow
Versi Android ini sudah diperkenalkan beberapa bulan lalu, namun hingga artikel ini ditulis Android Marshmallow belum dirilis secara resmi karena masih dalam tahap pengembangan. Banyak pihak yang meyakini bahwa Google juga akan memperkenalkan 2 perangkat smartphone Nexus sekaligus yang konon akan diproduksi oleh LG dan Huawei.

Nah itulah urut-urutan versi Android yang saat ini tersedia. Intinya, urutannya tersebut sama dengan urutan pada alphabet yang kemudian akan dijadikan karakter pertama untuk pemberian kode namanya (misal C untuk Cupcake, D untuk Donut dan seterusnya). Semoga saja mimin ingat untuk terus melakukan update pada artikel ini ketika versi terbaru lainnya mulai bermunculan. Silahkan jelajahi blog Techijau.com untuk mendapatkan berbagai informasi menarik lainnya. Semoga bermanfaat ..

Rabu, 11 Mei 2016

Smartphone Android Tercanggih Di Dunia Mei 2016

Perang teknologi di Industri smartphone Android terus membara hingga penghujung tahun 2015. Tak hanya Samsung yang mendominasi, namun juga beragam vendor yang selama ini menjadi musuh bebuyutan dan beberapa pendatang baru yang mulai menunjukan eksistensinya di industri smartphone ini. Walaupun begitu, menurut kami Samsung tetap yang terbaik dalam membuat smartphone Android berteknologi canggih, karena mereka selalu mengembangkan teknologi terbaru yang tak dimiliki vendor lainnya. Namun bukan hal yang mustahil apabila nantinya akan ada smartphone yang lebih canggih dibandingkan smartphone buatan Samsung.
Perkembangan teknologi yang terus berkembang secara pesat membuat berbagai vendor berlomba-lomba membuat Hp Android tercanggih dengan dukungan spesifikasi sangat tinggi. Namun jangan heran apabila harga smartphone yang mengusung teknologi canggih akan dibanderol sangat mahal, karena membutuhkan waktu yang cukup lama dan biaya yang tak sedikit dalam mengembangkan sebuah teknologi terbaru. Jangan heran apabila harga HP Android tercanggih saat ini dibandrol diatas 8 Juta Rupiah, karena rata-rata ditargetkan untuk bersaing di segmen premium. Bagi yang penasaran apa saja smartphone tercanggih saat ini, mari kita simak satu persatu pada artiklel inet29.blogspot.com
Samsung Galaxy S6 Edge+

Layar 
Resolusi : Curved edge screen, 5.7 inches 1440 x 2560 pixels (~518 ppi pixel density)
Pelindung : Corning Gorilla Glass 4
Fitur 
Sim Card : Single SIM
Internet : HSPA, LTE
Fingerprint sensor
Dapur Pacu 
OS : Android OS, v5.1.1 (Lollipop)
Memori : 32/64 GB
CPU : Exynos 7420 (Quad-core 1.5 GHz Cortex-A53 & Quad-core 2.1 GHz Cortex-A57)
Ram : 4 GB RAM
Baterai : Non-removable Li-Ion 3000 mAh
Kamera 
Belakang : 16 MP, 2988 x 5312 pixels, optical image stabilization, autofocus, LED flash
Depan : 5 MP
Harga Termurah : Rp. 11.000.000
Review :
Hp Android tercanggih Samsung saat ini, masih dipegang oleh Samsung Galaxy S6 Edge+. Kecanggihannya bisa terlihat dari segi dapur pacu dan layarnya. Soalnya Samsung telah memberikan layar lengkung dengan ukuran 5.7 inci dan memakai resolusi Quad HD dengan lapisan Gorilla Glass 4 diatasnya. Kemudian untuk dapur pacunya, mengandalkan Ram 4GB yang di perkuat oleh processor Exynos 7420 yang berjalan pada arsitektur 64 Bit berkecepatan Octa Core. Tidak sampai disitu saja kecanggihan Hp Samsung ini, karen masih ada 2 kamera yang tediri dari 16 MP pada sisi belakang dan 5 MP pada sisi depan, yang mana keduanya mampu mengabadikan setiap momen dengan hasil foto jernih saat dipakai siang maupun malam hari.

Perbedaan dan pengertian GSM, GPRS, EDGE, 3G, HSDPA, HSPA+ serta 4G LTE

Istilah GSM, GPRS, EDGE, 3G, HSDPA, HSPA+ serta 4G LTE tak sedikit kita temui saat bakal berhubungan dengan internet. Telah tak asing lagi bagi kita pemakai internet mengetahui kata-kata tersebut alias simbol 2G, E, 3G, H, H+ alias 4G. Sebetulnya apasih perbedaan GSM, GPRS, EDGE, 3G, HSDPA, HSPA+ serta 4G LTE?

GSM, GPRS, EDGE, 3G, HSDPA, HSPA+ serta 4G LTE adalah bandwith koneksi yang digunakn untuk mengakses internet yang dipakai oleh operator telekomunikasi (Wireless). Masing-masin istilah tersebut mempunyai spesifikasi yang berbeda. Untuk lebih jelasnya baca perbedaan dari GSM, GPRS, EDGE, 3G, HSDPA, HSPA+ serta 4G LTE


2G Alias GSM (Global System for Mobile Communications)

GSM mendukung panggilan suara serta SMS dengan kecepatan 9.6kbit /s. Saat ini jaringan GSM telah tersebar di 218 negara di seluruh dunia serta memungkinkan performa roaming internasional.

2.5G alias GPRS(General Packet Radio Service)

GPRS adalah layanan komunikasi nirkabel berbasis paket. Ini adalah teknologi jaringan 2G yang mendukung kecepatan download hingga 114Kbps. Batasan GPRS adalah bahwa data GPRS tak bisa dikirim saat panggilan suara berlangsung.

2.75 G atau EDGE(Enhanced Data GSM Evolution)

GPRS serta EDGE keduanya teknologi 2G EDGE namun dengan cara signifikan lebih cepat dengan kecepatan download hingga 384Kbps. EDGE kadang-kadang disebut jaringan 2.5G sebab juga mempunyai berbagai karakteristik dari jaringan 3G namun tak memenuhi spesifikasi. EDGE adalah berbagai sambungan 2G yang dikombinasikan. Dalam EDGE, Kamu mungkin tak melampaui 384Kbps diharapkan dengan cara konsisten yang tergantung pada pemakai lain. Hal ini ditunjukkan oleh simbol E sebelah bar sinyal.

3G

Jaringan 3G memungkinkan untuk membikin panggilan video serta streaming video, dengan kecepatan download hingga 3.1Mbps. Jaringan 3G tak memakai frekuensi radio yang sama semacam 2G operator seluler maka wajib membangun jaringan yang sama sekali baru serta lisensi frekuensi yang sama sekali baru. Hal ini ditunjukkan oleh simbol 3G di sebelah bar sinyal.

3.5 G alias HSDPA(High-Speed Down-link Packet Access)

Hal ini didasarkan pada jaringan 3G serta perangkat tambahan untuk 3G. Jadi mempunyai kecepatan yang lebih cepat, kecepatan download bisa hingga 14Mbps. Hal ini ditunjukkan dengan simbol H sebelah bar sinyal.

4G alias HSPA + (Evolved High Speed ??Packet Access)

HSPA + adalah evolusi HSPA (HSDPA & HSUPA). Ini adalah teknologi 4G yang memungkinkan men-download dengan kecepatan hingga 168Mbps.

4G LTE(Long Term Evolution)

LTE adalah suatu standar komunikasi 4G yang mendukung HD video streaming, kecepatan download dengan tinggi 299.6Mbps.

Seperti penjelasan diatas itulah perbedaan antara GSM, GPRS, EDGE, 3G, HSDPA, HSPA+ serta 4G LTE.

Semoga info tersebut bisa menambah wawasan sobat. Sekian dan terima kasih.